Halong Bay, nothing can prepare you for the beauty


Halong BayApa jadinya jika suatu tempat mengklaim dirinya sebagai ‘Bay of The Descending Dragon’? Saya pun juga sempat binggung mengartikannya karena mirip nama perguruan silat, tapi inilah julukan bagi Halong Bay. Halong Bay terletak sekitar 1,500 kilometer dari utara Vietnam tepatnya 3,5 jam perjalanan melalui darat dari Hanoi. Yang menarik dari Halong Bay adalah bebatuan-bebatuan tinggi yang membentuk seperti pulau dan gua yang luar biasa. Uniknya, dari informasi yang saya dapat Halong Bay terbentuk atas 3000 pulau yang muncul dari dasar air (aneh kan?). Menurut sejarahnya, Halong Bay dulunya disinggahi oleh Naga yang super guede yang tinggal diatas gunung dan kadang turun ke dalam teluk, makanya disebut The Descending Dragon (Naga yang sedang turun). Saya jadi mikir apakah gara-gara si naga yang badanya gede sering jumpalitan terus pulau-pulau itu ketarik keluar? Halong Bay telah dinobatkan sebagai World Heritage oleh UNESCO karena pemandangan alamnya, saya bilang tadi, luar biasa dan keaneragaman bawah lautnya.

Saya tiba di Halong Bay sekitar pukul 11 siang setelah jalan-jalan sebentar di Hanoi. Ketika saya datang, saya bener-bener nggak bisa napas melihat pemandangan yang sepektakuler di depan saya: air yang bergradasi dari biru muda ke tua ke hitam, bebatuan-bebatuan yang membentuk pulau, cekungan-cekungan gelap dan dalam yang membentuk gua, kapal-kapal yang berlayar tenang di tengahnya….SUPERB!  Saya kemudian menyewa sebuah kapal berlantai dua yang biasa digunakan untuk mengantar para tamu ke pulau-pulau di sekitar Halong Bay. Di dermaga terdapat dua jenis kapal, pertama buat para turis dan buat pedagang apung (floating market). Di Halong Bay terdapat pasar apung yang menjajakan berbagai jenis barang, mulai dari makanan hingga souvenir. Kalo kita mau beli, kita bisa menyewa perahu kecil untuk berbelanja. Kali ini saya bersama beberapa turis dari Finladia yang akan menuju ke Cat Ba Island. Bule-bule yang bersama saya ini akan bermalam di Cat Ba, makanya bawaannya udah segede bagong plus satu krat penuh beer.

Sebelum saya bahas tentang Cat Ba island, saya mau memperkenalkan ‘surga’ lain di Halong Bay (sayang saya tidak sempat mengunjungi satu per satu)

pertama,Bai Tu Long Bay yang terletak di paling utara Vietnam setelah Halong Bay, jadi lebih jauh dari Halong Bay. Bai Tu Long Bay berbatasan langsung dengan Cina tapi penduduk disana masih menggunakan bahasa Vietnam. Bai Tu Long Bay terdiri dari lima gugusan pulau kecil yaitu Pulau Van Don, Pulau Quan Lan, Palau Van Hai, Palau Ban Sen, dan Pulau Coto. Berbeda dari pulau-pulau di Halong Bay, Bai Tu Long Bai terkenal masih natural dan sepi karena jarang sekali ada pengunjung yang datang kesana. Menurut nahkoda kapal kami, Bai Tu Long Bay cukup susah untuk di akses apalagi bagi turis asing karena mayoritas penduduknya adalah penduduk asli Vietnam yang tidak bisa bahasa Inggris.

Kedua Cat Ba Island, Cat Ba island ini seperti surganya para turis: ada pantai, hotel, dan resort. Dan inilah salah satu tujuan utama para turis jika berkunjung ke Halong Bay apalaPantai di Pulau Cat Bagi kalo bukan untuk ber mabuk ria. Pulau Cat Ba dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi yang tumbuh dari dasar laut. Yang menarik dari tempat ini adalah taman nasionalnya yang dikenal sebagai Cat Ba National Park (sayang saya juga nggak sempet kesini). Cat Ba National Park telah dinobatkan oleh UNESCO sebagi Biosphere Reserve. Selain itu Pulau Cat Ba juga memiliki pantai yang cuantik banget! Pasirnya putih, airnya biru dan dikelilingi oleh hutan mangrove. Jika kita ke pantainya, kita akan disajikan pemandangan khas Halong Bay dengan tebing-tebing tingginya yang unik diantara air laut yang biru….wuidiiiih! Pulau Cat Ba didiami oleh 1200 penduduk yang tinggal di floating village atau kampung air. Mereka di bagi menjadi dua kelompok keturunan Vietnam asli dan Vietnam-Chinese atau keturunan Cina-Vietnam. Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai nelayan, petani, dan di sektor wisata

Untunglah ketika saya datang ke Pulau Cat Ba saat itu nggak begitu rame, cuma ada beberapa turis asing yang sedang santai berjemur. Jadi enak deh, nikmatin pantainya!

Sebelum pulang saya menyempatkan untuk datang ke Hang Sung Sot cave atau gua Hang Sung Sot. Gua Hang Sung Sot juga dijuluki sebagai surprising cave karena didalamnya ada penis-rock atau batu berbentuk kelamin pria yang melambangkan kejantanan…kenapa namanya surprising cave ya anda pikir sendiri lah. Gua ini terdiri dari tiga tingkat yang luar biasa cantiknya dan untuk menggapai tiap tingkat kita harus mendaki. Di Halong Bay terdapat beberapa gua yang eksotis, salah satunya Hang Sung Sot tapi sayang banget saya nggak sempet mampir.

Menurut saya, kalo ada yang bilang:

You’re not visiting Vietnam, if you’re not visiting Hanoi

perlu ditambah

You’re not visiting Vietnam, if you’re not visiting Hanoi and moving your feet to Halong Bay 

A paradise above a paradise!


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s