Malangnya nyasar sampai malang!


Batu Night Spectacular yang hip banget!

Karena kurang puas dengan jalan-jalan yang dibayarin oleh kantor di Jogja, saya nekat pergi ke Malang sendiri. Jujur, saya nggak tau banyak tentang Malang, karena sebelumnya saya belum pernah ke kota ini. Yang saya tau tentang Malang adalah apel, Batu Night Spectacular, dan Pulau Sempu (yang sampai saat ini pengen saya kunjungi). Sebenarnya,  hari itu adalah hari terakhir saya liputan di Jogja dan harus pulang. Tapi, sesampainya saya di stasiun tugu adrenalin saya buat traveling mulai muncul. Eh kebeneran banget loket kereta Jogja-Malang lagi dibuka! Tanpa berpikir panjang lebar, saya langsung beli dong tiket ke Malang tanpa ada persiapan sebelumnya. Biasanya sebelum saya traveling, research tempat yang akan dikunjungi itu ritual wajib apalagi tempat itu baru buat saya. Tapi kali ini saya langsung ‘go show’ .

Sudah lama saya nggak naik kereta ber jam-jam. Terakhir naik kereta paling heboh itu ketika saya di Vietnam yang menempuh waktu 21 jam on board! keren kan? Nah, giliran saya ke Malang kemarin, baru naik kereta beberapa jam aja badan rasanya udah remuk. Keretanya sih nggak jelek-jelek amat, soalnya saya dapat yang kelas business. Karena sudah lama nggak traveling jauh, baru kena AC aja kepala langsung pening dan sesampainya di darat badan masih berasa bergetar kayak masih naik kereta. Penderitaan belom sampai disitu, bete pun mulai datang. Mau jalan-jalan antar gerbong tapi kok ya getaran kereta kuat banget, mau cari temen ngobrol tapi kok ya om-om tua semua, aduh serba salah pokoknya!  Bete yang sama pernah saya alami ketika saya naik kapal dari Lombok ke Flores dan ketika naik kapal LOB (Live On Board) di Halong Bay. Saya pernah loh saking bosennya pengen nyeburin penumpang lain ke laut. Nah sekarang, masak iya saya mau lemparin orang ke rel kereta?

Sesampainya di Stasiun Malang, pertanyaan tiba-tiba muncul “ini mau kemana???????” Saking nggak ada tujuan yang mau saya kunjungi, akhirnya saya putuskan buat cari hotel dulu. Dengan naik becak, saya diantar keliling kota Malang. Kota Malang ternyata keren apalagi pemandangannya! Udaranya cukup dingin buat saya yang datang dari Jakarta. Nah yang unik adalah walaupun kotanya cuma seuprit tapi padat banget! Orang-orangnya juga ramah banget, bahkan nih si abang becak rela nunjukin hotel-hotel mana aja yang murah dan rela nganterin keliling buat cari hotel dengan harga yang udah kita sepakati sebelumnya. Jadi nggak usah takut kalo naik becak bakal kena tourist trap, nggak semua tukang becak begitu kok. Dia juga rela nganterin ke tempat-tempat makan khas Malang yang enak dan memberi referensi tempat-tempat di Malang yang perlu saya kunjungi esoknya.

Setelah keliling-keliling saya dapat hotel dekat terminal Arjosari yang semalam cuma 80 ribu! Walaupun hotelnya nggak menyediakan amenities semacam sikat gigi, pasta gigi, dan sabun tapi hotelnya nggak jelek-jelek amat. Ada kamar mandi di dalam yang bersih, fan, kafetaria, dan makan pagi yang cukup enak. Lokasi hotelnya pun cukup strategis karena berada di pusat kota. Karena waktu saya cuma semalam di Malang, malam itu juga saya sempatkan berkunjung ke Batu Night Spectacular yang ternyata hip banget dan ada replika menara Eiffel nya! Kemudian saya lanjutkan buat makan makanan khas Malang seperti rujak cingur, bakso malang, dan rawon yang enaknya bikin dosa! Karena kekenyangan, saya sampai setengah bego mau pulang ke hotel…errrr

Pokoknya, saya bakal ke Malang lagi buat waktu yang lebih lama!

Advertisements

One thought on “Malangnya nyasar sampai malang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s