Ngiri sama pariwisata Malaysia


Salah satu promosi wisata Malaysia source: http://www.tourism.gov.my

Salah satu promosi wisata Malaysia
source: http://www.tourism.gov.my

Terserah kalo di post ini saya mau dikatain kurang nasionalis atau apalah, tapi akhir-akhir ini saya memang ngiri berat sama kualitas pariwisata Malaysia. Dulu ketika Thailand mempromosikan pariwisata barunya yang berupa pantai dan wisata belanja, saya masih bisa terima karena negara itu memang sudah sangat baik direncanakan pariwisatanya dengan mengundang para pengusaha asing untuk membangun infrastruktur pariwisata. Siapa bilang pantai-pantai di Koh Samui lebih bagus daripada di Indonesia? Ah nggak juga. Cuma, cara mereka mempromosikan pantai mereka jauh lebih baik dari kita. Saya berani taruhan, pantai-pantai di Phuket masih kalah bagus dengan pantai-pantai kita di Pulau Weh. Dan Alam bawah lautnya masih kalah dengan Derawan dan Raja Ampat. Tapi, akses untuk mencapai ke pantai-pantai mereka jauh lebih baik. Tinggal selonjoran udah nyampe di pantai yang kita mau tanpa harus susah-susah browsing akomodasi kesana.

Bagaimana dengan negara tetangga kita Malaysia? Kalo mau kita lihat destinasi wisata mereka kalah banyak dengan kita, bahkan kita punya apa yang mereka punya. Cuma sayangnya mereka lebih kreatif dari kita. Contoh sederhana aja Petronas. Berapa banyak orang Indonesia yang lebih bangga bergaya narsis di depan Petronas daripada di depan Monas? Monas memang kalah eksis dibanding gedung kembar itu. Bahkan, pemerintah Malaysia punya program wisata khusus untuk gedung Petronas ini! Jadi jangan heran kalo Monas kalah pamor dengan Petronas.

Hutan tropis kita di Sumatra dan Kalimantan lebih banyak dan lebih luas daripada milik Malaysia tapi sayangnya berapa banyak yang tau tentang hutan-hutan kita? Boro-boro hutan tropis, ditanya dimana lokasi hutan tropis kita aja nggak tau, kan? 😀 Baru-baru ini Malaysia mencanangkan semacam konser musik bernama “Rain forest World Music Festival”. Sebuah festival musik bertaraf internasional yang gunanya mempromosikan hutan tropis di Malaysia melalui musisi-musisi dunia! Nggak cuma sampai disitu, Malaysia juga mulai mempromosikan program wisata barunya yang sebenernya Indonesia bisa buat, seperti Malaysia second home dan Go To Homestay. Dua-duanya menawarkan wisata dengan menetap bersama penduduk lokal dan belajar budaya mereka. Lah, kalo cuma begini Indonesia juga bisa dan bisa jauh lebih baik.

Nggak cuma tempat-tempat wisata saja yang mereka tawarkan, pemerintah Malaysia juga sedang gencar mempromosikan “Fabulous Food Malaysia”  yang merupakan wisata terlaris saat ini di Malaysia. Kalo mau dihitung, Variasi makanan kita jauh lebih banyak daripada Malaysia, tapi kenapa ya kita nggak bikin semacam ini? Akhir-akhir ini juga Malaysia juga mempromosikan kota pantainya yang berpusat di Kota Kinabalu di Sabah, bahkan sudah ada penerbangan langsung ke tempat ini.

Intinya, Indonesia bisa jauh lebih baik daripada Malaysia. Nggak usah jauh-jauh bercermin ke negara-negara yang wisatanya udah maju seperti Singapur. Perbaiki sistem wisata kita dan promosikan sebaik mungkin. Penyakit kita itu kadang suka terlalu curiga dengan pihak asing yang ingin membangun infrastruktur wisata, takut kalo dikuasai asing dan sebagainya. Kalo saya sih nggak masalah dikuasai asing asal hasilnya maksimal, kan? 🙂       

Advertisements

5 thoughts on “Ngiri sama pariwisata Malaysia

  1. Rata rata indonesia punyai tempat wisata yang jauh lebih baik…. Namun di Malaysia… Ia tidak menggunakan konsep perkataan ” lebih baik dari mana mana negara” … Membanding bandingkan adalah kurang sihat… Tetapi mempromosikan akan menjadi lebih baik atau terbaik… Itulah yang paling tepat penggunaan katanya… Saya perhatikan… Penulis indonesia sangat gemar membanding bandingkan…. Apatah lagi jika objek yang dibandingkan itu , indonesia lebih unggul…. Malaysia selalu dijadikan objek perbandingan… Pada hemat saya yang cetek pengetahuan ini, indonesia bisa maju jika rakyatnya bekerja keras dan kerajaan yang prihatin akan rakyatnya… Media massa pula menyebarkan ilmu bermanfaat bukan hanya hiburan semata mata… Kurangkan perbandingan dengan mana mana negara tetangga… Tetapi belajarlah dengan tetangga untuk bisa lebih maju dan lebih baik supaya indonesia jadi yang terbaik… Kerana jika asyik membanding bandingkan… Ia tidak kemana..cuma lebih sekadar memuaskan emosi dan kepuasan diri… Selamat maju jaya indonesia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s