Visa gets you nowhere?


161499725Belum lama ini saya bertanya ke seorang turis asal Jerman tentang proses masuk ke Indonesia. Ternyata, untuk masuk ke Indonesia para turis bule ini cukup membayar Visa On Arrival sebesar USD25 dan valid selama sebulan! Bandingkan dengan kita kalau mau traveling ke Jerman. Duh, syaratnya macam-macam untuk sekedar dapat visa. Belum lagi suruh bayar yang rata-rata nggak murah. Saya jadi semakin percaya, selama passport kita masih bewarna hijau dengan gambar burung garuda bakal susah untuk dapat visa. Makanya jangan heran kalo passportnya orang Indonesia isinya kebanyakan cap-capan dari imigrasi Singapura dan Malaysia, secara dua negara itu yang paling gampang dikunjungi tanpa visa. Padahal, masih banyak negara-negara lain yang bebas visa. Tidak cuma di Asia saja, bahkan beberapa negara di Amerika Latin, Eropa, Afrika, dan Maldives juga membebaskan visa bagi pemegang passport Indonesia. Malah, ada beberapa negara yang membebaskan kita untuk tinggal sampai 3 bulan!

Mengurus visa itu gampang-gampang susah. Apalagi ngurusnya tanpa bantuan travel agent alias ngurus sendiri ke Kedutaan. Susahnya, kita harus mengikuti semua peraturan imigrasi negara yang mau kita kunjungi. Seperti mengisi dokumen berlembar-lembar, persyaratan foto yang suka aneh-aneh, membayar sampai jutaan, sampai interview yang kebanyakan intimidatif. Belum lagi kita nggak pernah tahu alasan kenapa visa kita diterima atau ditolak.

Katanya sih visa Schengen adalah visa yang paling susah. Nyatanya, ketika saya mengurus visa Schengen di Kedutaan Belanda semuanya berjalan dengan lancar. Wawancaranya juga nggak terlalu intimidatif, tapi tetep aja bikin stress dan kemringet! Untungnya, pertanyaan yang diajukan kepada saya adalah pertanyaan standar seperti mau ngapain di Eropa, di sana tinggal dimana, berapa lama, dan sebagainya. Malah seseorang di samping saya yang merupakan desainer cukup terkenal di Indonesia (ayo tebak siapa?) visanya langsung ditolak karena persyaratan tidak lengkap. Tahu jika visanya ditolak, eh dia nangis histeris di kedutaan dong. Hahaha!

Deg-degannya belum selesai disitu. Beberapa minggu lagi keberangkatan saya ke Amsterdam. Tiket pesawat Jakarta-Amsterdam sudah issued, tapi visa belum juga keluar. Setiap hari saya deg-degan dan stress. Coba bayangkan kalo visa saya sampai ditolak, tiket pesawat sudah terlanjur beli. Belum lagi Europe Trip saya yang terancam batal. Padahal, saya sudah menyusun perjalanan ini dari setahun sebelumnya. Mendekati hari keberangkatan, visa belum juga keluar. Saya hampir menyerah dan membatalkan semua rencana perjalanan saya. Eh, lima hari sebelum keberangkatan visa saya keluar. Ihiy! *jingrak-jngkrak* 😀  

Buat beberapa orang pengurusan visa akan sangat mudah asalkan orang tersebut mempunyai tujuan khusus di negara yang akan di kunjungi. Contohnya seorang dokter yang akan dikirim ke negara konflik atau seorang guru yang mau mengajar bahasa asing di suatu negara. Nah, lalu bagaimana nasib orang yang cuma mau jalan-jalan? Iya, hanya Tuhan dan pegawai kedutaan yang tau kenapa visa kita diterima atau ditolak. Katanya, sih, ada beberapa faktor yang mempengaruhi visa kita diterima atau ditolak. Ada yang bilang semakin banyak uang di rekening kita, semakin besar kemungkinan visa kita diterima. Kenyataanya, temen saya yang tajir melintir visa Jepangnya selalu ditolak sebanyak lima kali. Sementara ada yang bilang, asalkan visa kita sudah ada cap negara-negara di Eropa, semua visa ke negara manapun pasti diterima. Kenyataanya saya sudah pernah dapat visa Schengen, tapi visa Australia saya ditolak sebanyak dua kali! Entahlah.

Buat saya sih visa bukan menjadi kendala utama saya buat jalan-jalan ke luar negeri. Masih banyak negara yang membebaskan visa buat pemegang passport Indonesia dan masih banyak negara yang menerapkan VOA (Visa On Arrival). Kita tinggal bayar beberapa dollar, bisa jalan-jalan bebas sebulan di negara tersebut 🙂   

Advertisements

19 thoughts on “Visa gets you nowhere?

  1. jadi semangat nich. Visa Aussie baru ditolak, gak seberapa jelas kenapanya. tapi ya.. berusaha lagi deh buat apply. padalah cuman mau jalan2. dikira kita nggak bakal balik lagi ke Indo.. ya ampun segitunya T_T. Minta doanya supaya kali ini nggak ditolak lagi . hehehehe

      • Mau share aja. Gw udh 2 kali ke aussie..dan pas apply yg ke 3 kalinya, visa aussie gw ditolak. dengan alasan bank statement gw ada masuk duit cash dadakan. Emang benar sih gw deposit uang disitu karena hasil nyokap gw jual rumah dan gw depositin ke bank. Tapi disitu yg buat embassy curiga. karena mereka berpikiran waktu gw ke aussie bukannya jalan2 tapi kerja. So, kalau ditolak udh pasti mereka kasih alasan kenapa ditolak. Sebenarnya gw bisa banding juga, cuma berhubung udh bete malas gw banding.

  2. hey hello, jadi ceritanya beberapa hari yang lalu gue kesambet, liat tiket murah pake Flyscoot dan langsung beli saat itu juga untuk ke ausie via singapore (tiketnya untuk bulan april 2014 sih), setelah beli gue baru sadar kalo ke ausi butuh visa (sebenernya pas beli udah sadar tapi masih nekat) hehehe, anyway…jujur gue belum pernah pergi ke luar asia tenggara, selama ini baru ke singapur dan malaysia aja, dan gue buta sama skali masalah visa, gue sempet mikir “aduh tiket udah beli pula, apa pake agent aja ya?”, nahhh ini dia, gue coba tanya2 agent tarifnya skitar 1,6-1,8 juta…bank statement gue sih stabil (tapi juga ga banyak2 amat), tapi kalo profile gue kayaknya emang patut dicurigai sebagai calon TKI karena KK gue udah sebatang kara, bonyok udah ga ada, kayak gitu ngaruh ga sih? Trus tarif visa turis ausi itu sbnrnya brp ya? apakah worth it pake agent aja? butuh advice nih, pls help yaa…heheheh thanks in advance :))

    • Halo Mutia,

      Untuk tarif visa turis Ausi saya kurang tahu. Kalo enaknya ngurus visa sendiri atau diurusin agent, itu kembali lagi ke diri kamu. Yang pasti ngurus visa sendiri lebih ribet daripada via agent. Inti dari ngurus visa itu jujur berdasarkan fakta yg ada, nggak masalah orang tua sudah meninggal. Kemudian jelas sumber dananya, makanya kedutaan butuh bank statement kamu (biasanya dalam 3 bulan terakhir) dan sumber dana kamu dalam 3 bulan terakhir harus jelas. Kemudian, kamu harus punya asuransi perjalanan (untuk infonya googling ya). Dan yang pasti, kamu harus jelas disana mau ngapain, kemana aja, dan tinggal dimana. Untuk ini kamu perlu melampirkan bukti tiket PP, itinerary perjalanan (kasar aja nggak papa), dan bukti booking hotel. Kalo ada bisa ditambahkan undangan dari teman disana, kalo traveling sendirian ya bilang aja traveling sendirian. Sekian, semoga membantu ya! 🙂

  3. Hai, mau ikutan komen ya siapa tau bisa jadi inspirasi buat yg lagi galau ngajuin visa Aussie..
    Awal desember taun lalu saya baru dari sana. Pengajuan visanya saya pake agen, harganya 1,8juta. Cukup cepet kok, seminggu setelah dokumen lodging ke kedutaan saya dapet jawaban seminggu kemudian. Tabungan saya padahal gak sampe 20juta. Tapi saya emang bikin itinerary yg dipas-pasin sama duit tabungannya, dan saya juga selain surat keterangan kerja dari kantor ada lampiran fotokopi SPT dan NPWP. Jadi mungkin itu yg ngebuat mereka yakin kali ya kalo saya gak bakal kerja disana.
    Selain itu ya banyak2 berdoa aja kali ya…

    http://gadisrakus.wordpress.com/

  4. visa ausie saya barusan ditolak, dengan alasan saya tidak punya ikatan kuat untuk kembali ke indo. pdhal udah lengkap semua termasuk surat sponsor dan tetel bengeknya. d bingung harus nambahin apa. katanya juga paspor saya yg ada voa bbrp kali juga ga dianggap. mohon pencerahan kira2 apa yg harus saya lakukan ya? matur nuwun

  5. salam…
    saya mau tanya. saya apply visa kursus
    bahasa jerman untuk 1 tahun. saya menggunakan sponsor orang jerman. saya
    sudah mempersiapkan dan sponsor saya sudah membayar
    semuanya mulai dari kursus, tiket
    penerbangan, asuransi dll. saya sudh
    menunggu 10 Minggu. dan ternyata
    visa saya ditolak. Ironisnya visa saya
    ditolak disaat saya harusnya saya
    berangkat kemarin tanggal 18 juli.
    saya sangat sedih karena saya belum
    pernah menerima penolakan dan sponsor saya
    sudah mengeluarkan uang lebih dari
    3000 euro dan hilang begitu saja.
    saya sangat kecewa dan saya nangis
    dari kemarin ga berhenti. saya mau
    tanya, kalau kita ditolak, apakah Kita
    bisa mengajukan banding? itu seperti
    apa? kapan kita bisa mengajukan banding? dan berapa lama prosesnya? saya ga ngerti pengajuan
    banding visa seperti apa. Dan apabila
    saya mau mengajukan visa lain seperti
    visa kunjungan di kedutaan jerman , apa bisa apply lagi? dan kalau mau apply visa baru jangka waktu dari penolakan berapa lama? kapan saya bisa apply lagi?
    apakah visa saya akan ditolak lagi?
    Terimakasih mohon bantuannya.

  6. Hallo, bln januari lalu saya apply visa schengen prancis, trus diterima. Dan saya traveling ke monaco seminggu. Lalu saat ini saya apply lagi visa schengen prancis utk rencana ke paris. Skrg sdh 1 minggu belum kluar2 visanya. Pdahal january lalu cuma 3hari lgs kluar. Saya jadi deg2an apa ada kemungkinan visa bisa ditolak jika sdh pernah ada visa schengen sblmnya? Knp ya kok proses nya jadi lama bgini?
    Makasih sblmmnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s