Mendadak jadi pembicara!


Screenshot_2013-06-27-23-49-38-1Di suatu siang yang biasa-biasa saja, tiba-tiba whatsapp saya berbunyi. Ada pesan dari seorang teman yang mengundang saya untuk menjadi pembicara di seminar pariwisata Indonesia. Hah? Pembicara? Yang bener? Awalnya saya nggak percaya kalo saya akan menjadi pembicara di forum promosi pariwisata Indonesia. Ditambah lagi, pesertanya adalah bule! Weh langsung bangga dong saya!

Sebelumnya saya nggak pernah datang ke acara promosi pariwisata Indonesia, apalagi sampai menjadi pembicara. Awal 2011 saya pernah datang ke seminar promosi pariwisata Thailand, itu pun yang mengadakan pemerintah Thailand. Untuk datang ke seminar itu, saya harus mengirimkan tulisan tentang wisata Thailand yang kemudian diundi oleh panitia. Yang tulisannya terpilih sebagai pemenang mendapatakan hadiah berupa jalan-jalan gratis ke Thailand, dan datang ke seminar pariwisata mereka. Yang menjadi pembicara saat itu adalah menbudpar Thailand, dan seorang backpacker yang juga penulis buku travel. Jangan ditanya bagaimana mereka mengemas acara promosi wisata mereka. Semuanya serba keren! Dari acara itu saya jadi kepikiran, kenapa pemerintah kita nggak pernah mengundang traveler buat jadi pembicara di promosi pariwisata ya?

Kembali lagi ke acara promosi pariwisata Indonesia. Jadi ceritanya bule-bule dari Australia ini sedang belajar bahasa Indonesia dan mereka ingin tahu wisata di Indonesia. Tahun-tahun sebelumnya tema pariwisata belum pernah ada, makanya kali ini dibikin sedikit berbeda. Kemudian dipilihlah acara seminar tentang pariwisata Indonesia. Saya dan seorang dosen ahli pariwisata diundang sebagai pembicara yang akan mempromosikan Indonesia. Saya langsung terharu dong secara orang kita aja jarang ada yang mau bikin acara seminar pariwisata seperti ini, lah ini bule yang asalnya jauh dari kita.

Beberapa hari sebelum seminar saya stres! Saya harus menentukan topik yang cocok dan menarik buat audience bule. Belum lagi memilih foto-foto yang menarik buat dipasang di slide presentasi. Dari sini saya baru sadar semua photo-photo traveling saya20130627_153020 adalah gambar pantai. Boro-boro kalo ada gambar orangnya, hampir semua foto adalah gambar kaki sama jempol yang lagi selonjoran di pasir. Haduh, mau gimana dong secara kemana-mana sendirian 😦 Akhirnya, beberapa foto saya pinjam dari teman yang pernah traveling ke tempat yang sama. Masalah belum selesai disitu. Saya harus memilih nama yang tepat untuk presentasi saya. Seorang teman menyarankan pakai tema: Visit Indonesia 2013: Wonderful Indonesia, a Note from a Traveler, ih keren! Akhirnya saya pakai tema itu. Kenapa saya pilih tema itu, karena saya ingin melihat Indonesia yang cantik dari sisi seorang traveler. *menerawang*

Beberapa jam sebelum acara saya kemringet, dan mules luar biasa. Iya saya gugup! Ini pertama kali saya jadi pembicara di forum promosi pariwisata. Acara dimulai dengan talkshow tentang trend wisata di Indonesia saat ini oleh dosen ahli pariwisata. Kemudian dilanjutkan oleh saya yang mempromosikan tempat-tempat wisata di Indonesia. Banyak tempat-tempat wisata yang saya pilih seperti Derawan, Wakatobi, Pulau Komodo, Bali, Seram dan banyak lagi. Serunya, hampir semua peserta seminar yang semuanya bule berdecak kagum melihat pantai-pantai di Indonesia yang biru dan cantik! Bahkan, mereka sangat antusias bertanya bagaimana cara menuju ke tempat-tempat itu dan berapa ongkos yang dibutuhkan. Duh, seneng rasanya bisa bikin orang ingin traveling apalagi turis asing.

Selama sesi diskusi, ada seorang peserta yang bilang kalo Indonesia itu jauh lebih cantik daripada Thailand atau Philipina yang sama-sama mempromosikan wisata pantai. Tapi sayangnya, mereka lebih jago dalam mengemas wisata itu menjadi lebih menarik hingga dilirik turis asing. Sementara Indonesia itu belum jelas! Mereka juga mengeluhkan akses menuju pantai-pantai cantik di Indonesia. Berbeda dengan Thailand yang tinggal koprol sudah langsung sampai. Yang lebih bikin miris, ada seorang peserta yang bertanya, orang Indonesia tuh sadar nggak sih punya tempat-tempat bagus, kok jalan-jalannya lebih suka ke luar negeri? dudududu *ngumpet*

Anyway, setelah diundang di acara promosi pariwisata Indonesia, saya jadi yakin promosi pariwisata seperti ini masih efektif untuk mempromosikan pariwisata kita apalagi dengan mengundang para traveler yang langsung merasakan tempat tersebut. Jangan mau kalah dong sama negara tetangga. Jadi, siapa yang mau menggundang saya lagi? 😀

 

Advertisements

7 thoughts on “Mendadak jadi pembicara!

  1. wah matap tu satu kesempatan yg jarang ,,tapi jangan berkecil hati suatu saat nanti akan lahir promosi2 yang lebih baik ,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s