Aman Airbnb-ing


Sejak ramai dibicarakan di twitter, situs pemesanan apartment semacam Airbnb semakin ramai digunakan. Sebenarnya tidak hanya situs Airbnb saja yang menawarkan sewa apartment atau rumah secara online, tapi masih ada beberapa yang cukup terkenal di kalangan pejalan. Diantaranya Roomorama, Homeaway, dan Wimdu. Situs-situs semacam ini memiliki sistem kerja yang sama: kita menyewa sebagian atau seluruh ruangan yang memang sengaja disewakan oleh pemiliknya. Awalnya saya tidak tertarik menyewa kamar atau apartmen di situs semacam Airbnb ini. Alasanya karena harganya yang pasti mahal banget.

Hingga suatu saat saya akan traveling ke Ubud. karena waktu itu sedang musim liburan sekolah, alhasil semua penginapan penuh, bahkan sampai hotel yang letaknya jauh dari pusat Ubud. Akhirnya saya mencoba mencari penginapan melalui situs Airbnb, dan menemukan rumah bergaya bohemian yang menyewakan kamarnya seharga 175.000 rupiah per malam, full dengan pemandangan tepi sawah! Sejak saat itu saya jadi ketagihan menyewa kamar lewat situs semacam Airbnb ini.

Walaupun baru dua kali memesan melalui situs AirBnB, saya akan mencoba membagi tips aman memilih kamar atau apartment di situs semacam Airbnb.

Bagaimana cara situs ini bekerja?

Pada dasarnya, situs semacam Airbnb ini tidak berbeda dengan situs pemesanan hotel atau hostel. Kita memilih lokasi yang akan dikunjungi, memilih tipe tempat yang disuka, membuat akun virtual, dan melalukan pemesanan. Yang membuat situs semacam ini berbeda adalah kita dapat berinteraksi langsung dengan si pemilik tempat. Bahkan, si pemilik tempat berhak menolak pemesanan kita kalau dirasa kurang cocok. Di sini calon penghuni juga tidak akan meresa ditipu karena pemilik tempat wajib menuliskan deskripsi lengkap tentang tempat yang akan disewakan.

Situs ini dibuat untuk siapa?

Saya kurang setuju kalau situs semacam Airbnb ini dikatakan hanya cocok buat yang berduit. Sebenarnya kalau kita pandai memilih tipe ruangan, kita bisa mendapat ruangan yang jauh lebih murah daripada hostel. Karena di Airbnb ini kita juga diberikan tiga pilihan tipe ruangan: entire room, private room, atau shared room. Kalau mau hemat, kita bisa memilih tipe shared room, artinya kita tidur ramai-ramai dengan penghuni lain. Beberapa host juga menyediakan dapur yang bisa dipakai untuk memasak. Sehingga, pengeluaran makan bisa irit selama traveling. Kalau berlibur dalam grup yang besar, menyewa ruangan melalui situs semacam Airbnb ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena kalau kita harus menyewa kamar di hotel, pasti akan dikenakan biaya tambahan untuk kasur, dan makan. Sedangkan kalau menyewa ruangan atau apartment sendiri kita bisa patungan dengan teman lainnya.

Bagaimana cara memilih host yang tepat?

Untuk memilih host yang tepat saya menggunakan prinsip yang sama dengan memilih hostel: lokasi jelas, dan memiliki review dari pengunjung lain. Untungnya, dua kali saya menggunakan Airbnb saya tidak pernah ditipu, walaupun saya pernah mendapat kamar yang lebih kecil daripada yang ada di foto. Nah, untuk tahu host Airbnb terpercaya atau tidak, kita bisa menggunakan tips-tips berikut:

1. Host aktif. Untuk melihat host aktif atau tidak kita bisa men-klik bagian the host atau foto profile si host. Dari situ kita bisa melihat seberapa sering host menjawab permintaan pemesanan melalui response time. Semakin lama host menjawab pemesanan, sebaiknya cari host yang lain. Nggak mau kan di PHP sama host? 

Pemandangan dari homestay yang disewa melalui Airbnb.

Pemandangan dari homestay yang disewa melalui Airbnb.

2. Terverifikasi atau tidak. Host yang sudah terverifikasi artinya sudah sangat terpercaya, bahkan penilaian verifikasi ini hanya bisa didapat dari pihak Airbnb. Begitu juga dengan foto tempat yang disewakan. Kalau fotonya sudah terverifikasi artinya sudah melalui tahap pemeriksaan oleh pihak Airbnb.

3. Punya kualitas foto yang bagus. Gampang saja, kalau fotonya tidak jelas, atau blur kita layak curiga kalau fotonya hasil comotan dari pemilik lain. Beberapa host yang baik biasanya mempunyai lebih dari satu foto yang menunjukan tempat mereka dari berbagai sudut.

4. Kalender yang selalu diperbarui. Untuk melihat seberapa sering host memperbarui kalender, kita bisa men-klik bagian ‘calender’ di samping kolom Availability. Dari sini kita bisa melihat kapan terakhir kali host memperbarui kalender mereka. Semakin lama mereka memperbarui kalender mereka, lebih baik cari host lain.

5. Review dari pengunjung lain. Semakin banyak komentar dari pengunjung lain artinya tempat tersebut semakin terpercaya. Coba baca komentar-komentar tersebut satu-persatu. Kalau komentarnya kebanyakan negatif, ya lebih baik cari tempat lain.

6. Bukan multiple listings. Multiple listing artinya tempat tersebut telah disewa oleh suatu agen properti dari si pemilik tempat. Kemudian agen tersebut menyewakan tempat tersebut melalui situs Airbnb. Saya sengaja menghindari tempat seperti ini karena harganya yang menjadi sangat mahal. Belum lagi, kita kehilangan rasa personal dari si pemilik tempat.

7. Alamat jelas. Sebelum menyewa pastikan dulu alamatnya. Jangan sampai lokasinya sangat jauh dari pusat kota sehingga kita harus menyewa transportasi atau jalan kaki berjam-jam. Atau malah alamatnya termasuk dalam alamat palsu.        

        

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s