(Jangan) Traveling Selagi Muda


8b7977136feb915b9fd6063b0b64d130

Baru-baru ini saya membaca sebuah tweet lama dari seorang travel blogger yang bunyinya kurang lebih: Kalau masa muda nggak traveling, apa yg akan kalian ceritakan ke anak-cucu kalian? Yang kemudian di-RT oleh seseorang dengan komentar: Berani ambil cicilan KPR, lah! Sebenarnya, saya kurang paham persamaan antara jalan-jalan dengan mengambil cicilan KPR selagi muda. Pembandingnya saja sudah berbeda jauh! Ketika seseorang lebih memilih menghabiskan masa mudanya dengan mendaki satu gunung ke gunung lainnya, atau pindah dari satu kota ke kota lainnya apakah ada yang salah? Lalu bagaimana dengan yang memilih menanam investasi di pasar modal, menabung demi gadget baru setiap bulan, atau berhasil move-on dari satu wanita ke wanita lainnya bak Don Juan? Nggak ada yang salah, bukan? Memang ketiganya nggak ada yang salah kalau tujuan akhirnya hanya ingin diceritakan ke anak-cucu.

Kalau menurut saya, masa muda – apalagi saat kuliah – adalah waktu di mana kita mencari diri kita sendiri. Biasanya kita tertarik untuk mencoba hal baru sebanyak mungkin. Dengan demikian kita tahu di mana titik nyaman kita. Sehingga pada akhirnya nanti, kita bisa memilih untuk meninggalkan titik nyaman kita yang lama, dan menggantinya dengan yang baru. Atau berhenti di satu titik lama kita, dan memilih mengembangkan titik tersebut. Sekali lagi, kedua-duanya tidak ada yang salah, kalau di akhirnya nanti bisa membawa pelajaran yang baik untuk diri kita.

Saya sendiri berani mengambil keputusan untuk traveling ketika saya mulai duduk di bangku kuliah. Saat itu, saya nggak pernah kepikiran untuk traveling demi sebuah cerita ke anak-cucu saya nanti, karena saya yakin anak-cucu saya pasti akan mempunyai preferensi yang berbeda dengan saya saat ini. Kalau saat ini saya memilih untuk menabung untuk pergi ke tempat-tempat impian saya, mungkin anak cucu saya nanti akan memilih menyisihkan uangnya demi membeli jalan tol pribadi. Tentu saya tidak akan menyalahkan keputusannya.

Awalnya saya memilih untuk traveling karena saya ingin berbeda dari teman-teman saya di kampus. Sementara teman-teman saya di kampus hanya sibuk kuliah – pulang – kuliah, saya bisa mendapat pengalaman lebih dari traveling. Selain itu, saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu saya sebelum saya masuk ke dunia kerja. Benar saja, setelah saya menjadi mas-mas kantoran seperti saat ini, saya lebih susah mencari waktu untuk traveling. Jatah cuti yang sedikit, dan pekerjaan yang menuntut dari hari Senin sampai Sabtu, membuat saya harus pandai-pandai mencari waktu. Berbeda ketika saya masih kuliah dulu. Walaupun harus menabung mati-matian, saya bisa tuh jalan-jalan dalam waktu yang cukup lama. Caranya dengan memadatkan kuliah dari hari Senin sampai Jum’at. Atau memakai sistem menghemat absensi kehadiran di kelas.

Apakah kemudian saya menyesal setelah akhirnya bekerja kantoran? Nggak dong. Secara saya yakin pengalaman saya lebih banyak daripada teman-teman saya yang lulus kuliah langsung bekerja kantoran.

Karena jalan-jalan sudah nggak bisa sesering dulu, sebagai gantinya saya memindahkan tabungan saya untuk rencana masa depan. Seperti mencicil KPR, dan investasi. Dengan demikian, di usia muda saya, saya bisa mendapatkan kedua-duanya: pengalaman yang saya dapat dari traveling, dan menabung untuk masa depan. Intinya, sih, saya nggak akan membanggakan pengalaman saya keliling ke beberapa negara ke anak cucu saya, atau berhasil membayar cicilan KPR, tapi pengalaman saya yang berhasil mengelola waktu dengan baik selagi saya masih muda. 🙂

Advertisements

7 thoughts on “(Jangan) Traveling Selagi Muda

  1. Atau cari pekerjaan yang memungkinkan buat traveling. Saya bersyukur bisa mendapat keduanya, penghasilan dapat, hobi traveling terpenuhi, keingintahuan akan negeri orang juga kesampaian. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s