Salatiga, Where to Eat: The Ultimate Guide


 

“Kamu asalnya dari mana?” 

“Dari Salatiga”

“Wah kalau ujian nilainya cuma 7 dong!”

Itulah joke Om-Om tentang Salatiga yang sudah saya dengar hampir jutaan kali selama saya tinggal di Salatiga. Sialnya saya harus tetap tertawa.

Hingga beberapa bulan lalu saya harus pindah dari kota Salatiga yang sudah saya tempati kurang lebih 10 tahun lamanya. Hampir sebagian hidup saya memang saya habiskan di kota nan sejuk ini. Nah, postingan ini sekaligus untuk obat kangen dengan nyamannya Kota Salatiga.

Kota Salatiga sendiri terletak di Provinsi Jawa Tengah, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang di sebelah selatan dan Kota Surakarta (Solo) di sebelah utara. Karena lokasi Kota Salatiga terletak tepat di bawah lereng Gunung Merbabu, membuat udara di Salatiga terasa sejuk di siang hari, dan cenderung dingin ketika malam. Wajarlah kalau tingkat kelahiran anak di Salatiga cukup tinggi. Secara dingin mulu kalau malam! :p

Selain udaranya yang sejuk, tempat prostitusi paling hits, indomaret yang buka 24 jam, dan kost-kostan campur untuk mahasiswa, Salatiga juga terkenal akan kulinernya yang beragam. Penduduk yang menetap di Salatiga itu nggak hanya dari Suku Jawa, tetapi juga ada etnis Tionghoa, dan beberapa etnis dari suku lain di Indonesia. keetnisan ini otomatis berpengaruh ke cita rasa makanan di Salatiga. Bahkan, beberapa makanan masih menggabungkan cita rasa Jawa, Cina, dan Belanda. Hebatnya lagi, rata-rata makanan di Salatiga itu nggak lebih dari 20 ribu rupiah! Nah, di postingan ini saya mencoba mengulas beberapa makanan yang harus dicoba kalau lagi traveling ke Salatiga.

Soto Esto

Soto Esto

Soto Esto

Esto sebenarnya berasal dari nama armada bus tertua di Salatiga. Karena lokasinya dari dahulu selalu sama, di depan garasi bus Esto, makanya soto ini lebih dikenal dengan Soto Esto.  Soto ini Sebenarnya nggak jauh berbeda dengan soto-soto di kota lain. Hanya kuahnya saja yang kental bersantan, miriplah seperti soto Betawi. Nah, yang membedakan di sini adalah Lauknya yang beragam, dari tempe yang digoreng kering sampai jeroan sapi. Saat ini penjual soto Esto masih keturunan langsung dari pemilik pertama soto Esto ini. Soto Esto buka dari pagi hingga siang hari. Jadi, soto Esto ini cocok buat sarapan. Kalau makan di sini jangan lupa coba jeroan sapinya, ya! 🙂

Gudeg AAN

Gudeg AAN ini bisa dibilang gudeg paling terkenal di Salatiga. Kalau traveling ke Salatiga, dan tanya gudeg paling enak di Salatiga, pasti jawabannya adalah Gudeg AAN! Yang membedakan Gudeg AAN dengan gudeg di Solo dan Jogja adalah teksturnya yang lebih kering dan gurih. Berbeda dengan gudeg Jogja yang lebih basah dan manis. Lauk pendampingya masih sama dengan Gudeg di Solo dan Jogja. Ada telur, tahu, tempe, dan lain-lain. Gudeg AAN buka setiap pagi, dan kalau beruntung kita bisa makan sambil lihat mahasiswa selesai jogging pakai celana gemes. :3   

Pecel Madya “Mbah Mul”

Pecel Madya

Pecel Madya

Siang sedikit coba datang ke Pecel Madya ‘Mbah Mul’. Letaknya persis di depan kantor walikota Salatiga, atau dua menit jalan kaki dari lapangan Pancasila yang merupakan satu-satunya alun-alun di Salatiga. Letak Pecel Madya ini sedikit tersembunyi di belakang gedung bekas bioskop Madya. Makanan yang terkenal adalah pecel. Nah, yang membedakan dari pecel-pecel lainnya adalah Pecel Madya dimakan dengan nasi, bukan lontong atau ketupat. Ditambah lagi pilihan lauknya yang beragam, dari tempe sampai ayam bakar. Kalau ke Pecel Madya, selain mencoba pecelnya, coba lah sari kacang hijau segarnya. Yum!

Tumpang Koyor

Tumpang Koyor  via Kompasiana

Tumpang Koyor
via Kompasiana

Inilah makanan yang menjadi ciri khas kota Salatiga, tumpang koyor! Tumpang koyor hampir seperti beef curry dengan tekstur kuah yang coklat pekat. Yang membedakan adalah tumpang koyor memakai tempe yang sudah dibusukan untuk menguatkan baunya. Sementara koyornya berasal dari tulang muda dan lemak sapi. Biasanya memakannya dengan nasi putih hangat, tahu, daging koyor, yang kemudian dibanjur dengan kuah pedas tumpang. Yum! *lupa diet* Kalau ditanya di mana tempat paling enak untuk makan tumpang koyor, kayaknya semua tempat di Salatiga yang menjual tumpang koyor enak semua, tuh! 😀

Nasi ‘Rebus’

Nasi Godog

Nasi Godog

Kalau malam, biasanya nasi rebus ini yang paling favorit selain nasi goreng. Perlu diketahui, Salatiga merupakan home based dari segala macam nasi goreng. Dari nasi goreng Jawa sampai nasi goreng yang nggak halal sekalipun. Nah, nasi rebus atau nasi godog ini pengembangan dari nasi goreng. Bedanya, nasi rebus masaknya direbus, dan ditambah dengan kuah. Biasanya hampir semua abang nasi goreng yang pakai gerobak jual nasi rebus ini. Nasi rebus ini paling enak dimakan ketika panas, apalagi kalau pakai micin segambreng, bawang goreng, plus makannya sambil lesehan. Beuh!

Ronde Jago

Ronde Jago

Ronde Jago

Entah kenapa, setiap ngomong Salatiga pasti selalu Ronde Jago. Bahkan ketika saya di Amsterdam, dan bertemu dengan seorang dari Indonesia, dia langsung menyebut ronde Jago setelah saya mengenalkan diri dari Salatiga. Ronde sebenarnya berasal dari tepung yang dibentuk menyerupai bakso yang berisi kacang tanah. Untuk kuahnya berasal dari rebusan air jahe dan rempah-rempah lainnya. Ronde Jago terkenal sebagai ronde tertua di Salatiga. Bahkan tempatnya saja nggak pernah pindah-pindah sejak saya kecil, tepat di belakang pasar Salatiga. Kalau makan di sini cobalah batagor Bandung dan mi kocoknya yang juga sama-sama endeus!

Percaya nggak percaya, semua makanan di atas harganya nggak lebih dari 15 ribu! Sebenarnya masih banyak makanan lainnya, tapi nggak seru dong kalau saya tulis semua. Lebih baik datang sendiri ke Salatiga, dan selamat jatuh cinta dengan kota ini! 🙂

Advertisements

12 thoughts on “Salatiga, Where to Eat: The Ultimate Guide

  1. Sebagai seorang lulusan uksw, salatiga merupakan kota yg menyimpan banyak cerita. Namun, dari 6 makanan yg di share disini, saya baru pernah mencoba 1. Padahal saya punya selembar daftar makanan yg saya rindukan dari salatiga.Hahaha. And here i am thinking that i’ve seen it all in salatiga.. 😊☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s